Senin, 28 Januari 2013

Mengoperasikan Mesin Jahit

Pada saat akan menjahit, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga proses pekerjaan berlangsung dengan baik tanpa menimbulkan efek negatif terhadap tubuh pekerja/siswa. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
  1. Posisi Duduk yang Tepat
    • Posisi badan saat menjahit
      • Badan tegak
      • Kaki kanan bertumpu pada pedal
      • Kaki kiri bertumpu pada samping pedal
      • Badan setara/lurus dengan posisi jarum
    • Kegunaan pedal kaki
      Fungsi pedal kaki menyerupai kegunaan pedal kaki di mobil yaitu rem, akselerasi, dan kopeling.
      Cara Menggunakan Pedal Kaki
      • REM – gerakan tumit yang menghentikan mesin seketika, bersamaan dengan gerakan tumit menginjak pedal kaki.
      • AKSELERASI – tekanan ujung kaki yang menggerakkan motor dan memungkinkan mesin untuk menjahit semakin keras kaki menginjak pedal, semakin cepat mesin bergerak.
      • KOPELING – tekanan ujung kaki yang ringan, hal ini memungkinkan pergerakan roda tangan dengan mudah untuk manuver posisi jarum. Misalnya, jahitan penggabungan kembali hanya memerlukan sedikit tekanan pada pedal.
  2. Posisi Kontrol Mesin Yang Tepat
    Pegangan mesin dapat mengalami sakit punggung jika kontrol mesin, seperti pedal kaki dan bantalan penyangga lutut (atau penyangga kaki) berada pada posisi yang salah.
    Untuk kenyamanan yang maksimal, pedal sebaiknya diletakkan pada pertengahan antara bench mesin bagian depan dan belakang. Jika pedal diletakkan terlalu dekat dengan bagian depan, kursi harus digeser ke belakang, yang menyebabkan pengguna mesin tidak dapat bersandar pada sandaran kursi ketika menjahit.
    Bantalan penyangga lutut sebaiknya diletakkan dengan baik sehingga dapat dioperasikan dengan lutut bukan dengan paha yang akan menyebabkan kaki bergerak terlalu banyak sehingga cepat lelah. Jika mesin disesuaikan dengan penyangga kaki dan bukan penyangga lutut, maka mesin harus diletakkan sedekat mungkin dengan pedal dan benar.
    Posisi Kontrol yang Benar
    Keterangan gambar :
    (a) Posisi duduk yang benar
    (b) Posisi operatif yang benar
    (c) Posisi yang benar untuk pedal mesin, bantalan penyangga lutut dan penyangga kaki.
  3. Teknik Menjahit
    • Posisi tangan ketika mengoperasikan mesin jahit seperti terlihat di bawah ini :
      Posisi Tangan pada Saat Menjahit
      Jauhkan tangan dari jarum ketika mesin dinyalakan dan ketika mesin sedang berjalan.
    • Tegangan benang pada kain
      Kekuatan keliman tergantung pada tegangan yang tepat. Sebelum menjahit garmen, sebuah contoh lapisan bahan ganda sebaiknya digunakan untuk menentukan panjang dan tekanan jahitan, dengan menggunakan benang dan jarum yang sesuai.
      • Tegangan yang sesuai
        Jika tegangan bagian atas benang (jarum) dan benang (bobin) bagian bawah benar, formasi jahitan akan terlihat, kedua jahitan interlock dibagian dalam lapisan bahan dan keliman akan terlihat sama di kedua sisi bahan. Tidak diperlukan penyesuaian lebih lanjut.
      • Tegangan yang tidak sesuai
        Jika tegangan benang bagian atas terlalu rapat, benang bagian atas akan terlihat datar pada bahan.
        Jika tegangan benang bagian atas terlalu tegang, benang bagian bawah akan terlalu ketat di sepanjang bagian bawah bahan. Benang bagian atas tertarik ke bawah ke dalam bahan dan terlihat membentuk lompatan kecil. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar melintang di bawah ini :
        Tegangan Benang pada Kain
    • Penyesuaian tegangan benang 
      Tegangan bagian atas dan bawah harus disesuaikan untuk menghasilkan jahitan yang sempurna dengan cara melakukan penyesuaian-penyesuaian berikut :
      • Penyesuaian tegangan bagian atas
        Dengan cara memutar tension nut benang searah jarum jam, tegangan benang bagian atas dapat dinaikkan atau dirapatkan.
        Dengan cara memutar tension nut benang berlawan arah jarum jam, tegangan benang bagian atas dapat diturunkan atau direnggangkan.
        Penyesuaian Tegangan Benang
      • Penyesuaian tegangan bagian bawah
        Tegangan bawah diatur oleh baut, yang mengencangkan atau melonggarkan per/pegas yang berada di luar wadah bobin.
        Dengan memutar baut searah jarum jam, tegangan benang bagian bawah akan meningkat, dengan memutar baut berlawanan arah jarum jam, tegangan benang bagian bawah akan menurun.
        Untuk memeriksa tegangan bagian bawah, ayun bobin dengan jari bobin harus bergerak hanya sedikit. Jika bobin benang lari, berarti terlalu renggang. Jika tidak ada gerakan sama sekali, berarti terlalu rapat.
        Tegangan yang benar akan menahan bobin case.
        Penyesuaian Tegangan Benang Bagian Bawah